Trust Building dan Rekonsiliasi di Papua

Editor : Adriana Elisabeth; Amiruddin Al Rahab; Cahyo Pamungkas; Muridan S. Widjojo

Jumlah Halaman : 206 Hal

Tahun : 2006

ISBN : 979-799-054-0

Penerbit : LIPI Press

Abstrak :

Penelitian Konflik Papua LIPI tahun 2006 berjudul Trust Building dan Rekonsiliasi di Papua. Penelitian ini merupakan penelitian lanjutan mengenai upaya penyelesaian damai di Papua melalui proses trust building atau pembangunan kembali rasa percaya dan rekonsiliasi antar aktor aktor yang berkonflik di Papua. Aktor-aktor utama dalam rekonsiliasi di Papua adalah Pemerintah Indonesia, Militer TNI, Masyarakat Papua dan Organisasi Papua Merdeka (OPM). Trust building merupakan tahapan terpenting dalam proses rekonsiliasi karena konflik konflik kekerasan (violent conflict) sulit diselesaikan tanpa adanya saling percaya. Trust building dapat dilakukan melalui dialog (para-para) dan pembentukan Komisi Kebenaran dan Rekonsiliasi (KKR). KKR merupakan rekonsiliasi terbatas antara para pelaku dan korban kekerasan di Papua. Selain dialog dan KKR, penyelesaian damai di Papua dapat dilakukan dengan melakukan pembangunan sesuai dengan Undang undang UU No 21 tahun 2001 tentang Otonomi Khusus (Otsus) di Papua. Pembangunan sosial politik dan sosial ekonomi di Papua merupakan rekonsiliasi dalam arti luas rekonsiliasi sosial. Pendekatan trust building dan rekonsiliasi diharapkan dapat menghilangkan atau paling tidak mengurangi rasa curiga (prejudice) disharmoni (disharmony) dan rasa tidak percaya (distrust) antara aktor aktor yang berkonflik di Papua.