Pembangunan Inklusif Papua Barat: Partisipasi, Aksesibilitas dan Jati Diri Masyarakat Sorong

Penulis : Henny Warsilah, Rochmawati, Rusydan Fathy, Syarfina M. Nadila, Yoka Pramadi, Praditya M. Hananto

Jumlah Halaman : 296 Hal

Tahun : 2020

ISBN : 978-602-433-916-6

Penerbit : Yayasan Pustaka Obor

Abstrak :

Buku berjudul Pembangunan Inklusif Papua Barat: Partisipasi, Aksesibilitas dan Jati Diri Masyarakat Sorong ini merupakan hasil penelitian lapangan tim Penelitian Prioritas Nasional LIPI. Buku ini mencoba menyingkap berbagai permasalahan pembangunan di Kota Sorong, Papua Barat. Paradigma pembangunan yang diimplementasikan dianggap masih mengedepankan komponen infrastruktur dan kurang memperhatikan komponen pemberdayaan dan keberlanjutan. Buku ini tidak membahas pembangunan dari aspek sektoral, tetapi pembangunan secara societal atau Pembangunan sosial. Untuk itulah buku ini mencoba menawarkan sebuah formulasi pembangunan yang lebih inklusif dan bersifat bottom-up. Hal itu diupayakan guna memaksimalkan efektivitas dan efisiensi dari berbagai kebijakan yang dikhususkan untuk mesyarakat asli Kota Sorong. Paradigma pembangunan inklusif tersebut perlu diterapkan dalam berbagai aspek terutama menyangkut infrastruktur sosial seperti kesehatan, pendidikan dan pemukiman. Hal itu tidak lain dilakukan demi mengangkat tingkat kesejahteraan masyarakat. Selain itu, perlunya penerapan pembangunan inklusif adalah untuk menjamin sebuah pembangunan yang berkeadilan bagi masyarakat asli yang terpinggirkan. Dengan kata lain, pembangunan inklusif yang menjamin partisipasi, akses dan jati diri masyarakat akan menjadi sebuah pembangunan yang tepat sasaran. Selain itu, pendekatan-pendekatan pembangunan sosial budaya dan berbasis komunitas juga digunakan untuk memperkaya analisis di dalam buku ini sehingga rekomendasi kebijakan di berbagai aspek yang dihasilkan lebih bersifat konkret dan dapat diadopsi oleh pihak terkait. Buku ini dapat dipertimbangkan untuk menjadi rujukan para pengambil kebijakan, akademisi, mahasiswa maupun masyarakat umum.

Sumber: http://obor.or.id/pembangunan-inklusif-papua-barat